Langsung ke konten utama

Tablet baruku...

Playbook, baru beli awal januari kemaren ini. Awalnya sih dari liat-liat, bolak-balik coba-coba sampai pedagangnya curiga ini mau beli apa mau nyolong. Akhirnya keputusan dibuat berdasarkan dua alasan yaitu harga playbook yang drastis turunnya dan pertimbangan tidak perlu lagi membeli kartu internet unlimited hehehe...

Kalau dari hasil review sebenernya tablet ini sudah sangat bagus IMHO yah, pertama kemampuan real mutitaskingnya, saya coba buka banyak aplikasi bahkan game sekalipun tablet ini tetap baik kinerjanya. Lalu warna yang dihasilkan pada layarnya sangat baik dan apabila terkena cahaya tidak terlihat gelap begitupula fungsi touchscreennya lancar sekali.

Tapi dari hasil browsing saya tentang playbook ini ternyata banyak yang meng under estimate, masalah utamanya adalah tidak adanya fitur email dan bbm yang biasanya RIM tautkan pada produknya. Kalau saya melihat RIM membuat playbook sebagai pelengkap smarthphone BB nya. Sehingga orang yang tidak memiliki smarthpone BB tidak bisa menikmati aktifitas email dan BBM. Masalah lainnya adalah aplikasi yang masih sedikit dibandingkan dengan produk apple dan android, kamera yang kualitasnya kurang baik dan gesture style yang kurang responsif.

Saya tidak menjelekkan playbook, karena saya sebagai pengguna cukup puas dengan kinerja playbook yang saya miliki dan sangat membantu aktifitas saya. Sehingga saya hanya berharap pihak RIM memperbaiki dan menambahkan aplikasi lebih banyak lagi sehingga dapat digunakan secara efisien dan efektif.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Menikmati Liburan Bersama Keluarga di Scientia Square Park

Scientia Square Park berada di kawasan Tangerang tepatnya gading serpong. Bila masih bingung mau pergi kemana selama liburan maka Scientia Square Park bisa menjadi alternatif liburan yang menyenangkan bersama keluarga. Tipsnya agar nyaman bermain ditaman ini adalah jangan datang terlalu siang...hehehe...panas keles. Salah satu arena yang ada ditaman ini adalah di Butterfly Park. Anak-anak dapat melihat metamorfosa dari kupu2x.



Selaln itu ada lagi kegiatan yang asik yaitu menaiki Ayunan bandul atau pendulum. Petugas akan mendorong ayunan ke segala arah. Ayunan ini bisa diisi sampai 5 orang. Selain itu banyak lagi arena-arena lain yang menarik lainnya di Scientia Square Park ini yaitu antara lain Wall Climbing, Science Playground, area sawah yang luas, kolam untuk memberi makanan ikan koi sambil naik sampan dan apabila mempunyai remote control car di Scientia Square Park disediakan treknya...Asyiiik kaaan.

Gunung Tangkuban Perahu dan Legenda Sangkuriang

Late post again…hiks akibat kemalasan dan suka menunda pekerjaan menulis. Banyak detail yang terlupakan. Tapi Alhamdulillah dokumentasi foto masih ada…hehe. Agak lupa saya kapan berkunjung ke Gunung tangkuban perahu ini, yang pasti sih tahun 2015 lah.


Gunung tangkuban perahu adalah salah satu obyek wisata di Jawa barat, letaknya kira-kira 20 km ke arah utara kota bandung. Saya sendiri berangkat ke Gunung tangkuban perahu melalui pintu keluar tol Pasteur lalu menuju arah Lembang. Karena tidak tahu pasti lokasinya maka saya mengandalkan Google Maps. Sempat was-was karena dibawa ke daerah yang sepi penduduk malah kadang-kadang saking ragu-ragunya saya mengkombinasi arah Google Maps dengan petunjuk penduduk setempat. Akhirnya sampailah saya ke tujuan Gunung tangkuban perahu. Bau belerang sudah mulai menusuk ketika menanjak masuk ke daerah wisata Gunung Tangkuban Perahu ini.

Kedai Kita Ada di Jakarta

Pertama kali kulineran di Kedai Kita ini di bogor, kebetulan ada teman yang merekomendasi tempat ini. Lalu dicobalah menuju kedai rekomen ini…ternyata…penuh…sampai harus waiting list segala. Makin penasaranlah…apa seenak itu makanannya. Setelah bersabar menunggu akhirnya dipersilahkan masuk. Lama menunggu tidak membuat para pelayan bergegas untuk mencatat menu yang kami ingin order, Walaupun sudah beberapa kali dipanggil sampai akhirnya kami tarik pelayannya dan memesan makanan. Untungnya makanannya enak. Tidak mengecewakanlah.
Setelah sekali merasakan kuliner di Kedai Kita. Ada niat lagi sih berkunjung lagi ke situ, tapi kepikiran pelayanannya jadi malas ke sana apalagi domisili di Jakarta. Tidak lama kemudian ternyata Kedai Kita membuka cabang di Jakarta. Hehehe…Alhamdulillah kesampean juga makan di Kedai Kita lagi, apalagi menunya dan suasananya sama seperti Kedai Kita yang di Bogor. Untuk pelayanannya disini saya pikir lebih bagus dan tidak crowded dan lebih nyaman lah.