Langsung ke konten utama

Romantisme Film Habibie & Ainun

Hari Sabtu tanggal 22 desember 2012, tiba-tiba istri mengajak saya untuk nonton film Habibie & Ainun, rupanya mertua saya sudah jauh-jauh hari berpesan pada isteri saya untuk menemaninya nonton. Emang bagus, itu tanggapan saya spontan, maklum di bioskop juga sedang diputar film 5 cm yang katanya bagus juga. Karena buku 5 cm pernah saya baca maka saya bayangkan filmnya bagus juga. Tapi akhirnya saya memutuskan untuk menemani istri dan ibu mertua saya menonton film Habibie & Ainun.

Parkir yang sulit hampir saja membatalkan niat saya untuk menonton film Habibie & Ainun. Istri saya memutuskan untuk turun duluan agar bisa membeli tiket sedangkan saya melanjutkan mencari parkir. Untung tidak lama saya bisa menyusul istri dan ibu mertua saya.

Film Habibie & Ainun ini ternyata sangat bagus dinikmati, tidak rumit untuk dicerna, kita hanya mengikuti alur ceritanya saja yang sederhana dan penuh romantisme. Dimana seorang istri mendampingi suaminya dalam suka maupun duka. Humanis karena difilm ini diperlihatkan kekuatan dan kerapuhan manusia dalam menghadapi kesulitan. Realitas politik di Indonesia pada zaman itupun tergambarkan dengan jelas dimana ada pengusaha yang dengan segala cara menyogok pejabat agar proyeknya di acc.

Film ini menjadikan saya optimis, bahwa film Indonesia bisa menjadi karya yang berkualitas yang pada akhirnya secara tidak langsung dapat mengangkat dan memperkenalkan Indonesia di pentas dunia....AMIIIIIN

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Menikmati Liburan Bersama Keluarga di Scientia Square Park

Scientia Square Park berada di kawasan Tangerang tepatnya gading serpong. Bila masih bingung mau pergi kemana selama liburan maka Scientia Square Park bisa menjadi alternatif liburan yang menyenangkan bersama keluarga. Tipsnya agar nyaman bermain ditaman ini adalah jangan datang terlalu siang...hehehe...panas keles. Salah satu arena yang ada ditaman ini adalah di Butterfly Park. Anak-anak dapat melihat metamorfosa dari kupu2x.



Selaln itu ada lagi kegiatan yang asik yaitu menaiki Ayunan bandul atau pendulum. Petugas akan mendorong ayunan ke segala arah. Ayunan ini bisa diisi sampai 5 orang. Selain itu banyak lagi arena-arena lain yang menarik lainnya di Scientia Square Park ini yaitu antara lain Wall Climbing, Science Playground, area sawah yang luas, kolam untuk memberi makanan ikan koi sambil naik sampan dan apabila mempunyai remote control car di Scientia Square Park disediakan treknya...Asyiiik kaaan.

Gunung Tangkuban Perahu dan Legenda Sangkuriang

Late post again…hiks akibat kemalasan dan suka menunda pekerjaan menulis. Banyak detail yang terlupakan. Tapi Alhamdulillah dokumentasi foto masih ada…hehe. Agak lupa saya kapan berkunjung ke Gunung tangkuban perahu ini, yang pasti sih tahun 2015 lah.


Gunung tangkuban perahu adalah salah satu obyek wisata di Jawa barat, letaknya kira-kira 20 km ke arah utara kota bandung. Saya sendiri berangkat ke Gunung tangkuban perahu melalui pintu keluar tol Pasteur lalu menuju arah Lembang. Karena tidak tahu pasti lokasinya maka saya mengandalkan Google Maps. Sempat was-was karena dibawa ke daerah yang sepi penduduk malah kadang-kadang saking ragu-ragunya saya mengkombinasi arah Google Maps dengan petunjuk penduduk setempat. Akhirnya sampailah saya ke tujuan Gunung tangkuban perahu. Bau belerang sudah mulai menusuk ketika menanjak masuk ke daerah wisata Gunung Tangkuban Perahu ini.

Kedai Kita Ada di Jakarta

Pertama kali kulineran di Kedai Kita ini di bogor, kebetulan ada teman yang merekomendasi tempat ini. Lalu dicobalah menuju kedai rekomen ini…ternyata…penuh…sampai harus waiting list segala. Makin penasaranlah…apa seenak itu makanannya. Setelah bersabar menunggu akhirnya dipersilahkan masuk. Lama menunggu tidak membuat para pelayan bergegas untuk mencatat menu yang kami ingin order, Walaupun sudah beberapa kali dipanggil sampai akhirnya kami tarik pelayannya dan memesan makanan. Untungnya makanannya enak. Tidak mengecewakanlah.
Setelah sekali merasakan kuliner di Kedai Kita. Ada niat lagi sih berkunjung lagi ke situ, tapi kepikiran pelayanannya jadi malas ke sana apalagi domisili di Jakarta. Tidak lama kemudian ternyata Kedai Kita membuka cabang di Jakarta. Hehehe…Alhamdulillah kesampean juga makan di Kedai Kita lagi, apalagi menunya dan suasananya sama seperti Kedai Kita yang di Bogor. Untuk pelayanannya disini saya pikir lebih bagus dan tidak crowded dan lebih nyaman lah.