Pages - Menu

Minggu, 18 Oktober 2015

Gunung Tangkuban Perahu dan Legenda Sangkuriang

Late post again…hiks akibat kemalasan dan suka menunda pekerjaan menulis. Banyak detail yang terlupakan. Tapi Alhamdulillah dokumentasi foto masih ada…hehe. Agak lupa saya kapan berkunjung ke Gunung tangkuban perahu ini, yang pasti sih tahun 2015 lah.


Tiket masuk wisata gunung tangkuban perahu

            Gunung tangkuban perahu adalah salah satu obyek wisata di Jawa barat, letaknya kira-kira 20 km ke arah utara kota bandung. Saya sendiri berangkat ke Gunung tangkuban perahu melalui pintu keluar tol Pasteur lalu menuju arah Lembang. Karena tidak tahu pasti lokasinya maka saya mengandalkan Google Maps. Sempat was-was karena dibawa ke daerah yang sepi penduduk malah kadang-kadang saking ragu-ragunya saya mengkombinasi arah Google Maps dengan petunjuk penduduk setempat. Akhirnya sampailah saya ke tujuan Gunung tangkuban perahu. Bau belerang sudah mulai menusuk ketika menanjak masuk ke daerah wisata Gunung Tangkuban Perahu ini.

Lokasi Wisata Gunung Tangkuban Perahu


            Gunung Tangkuban Perahu adalah salah satu gunung api yang kondisinya dipantau oleh Pemerintah. Kawahnya beberapa masih memperlihatkan tanda keaktifan gunung ini.. Diantara beberapa tanda aktifitas gunung berapi ini salah satunya adalah adanya gas belerang dan beberapa sumber mata air panas di kaki gunungnya, salah satu diantaranya adalah daerah Ciater.

            Asal mulanya Gunung Tangkuban perahu diyakini oleh masyarakat sekitar dengan adanya legenda Sangkuriang. Diceritakan bahwa Sangkuriang jatuh cinta kepada ibunya sendiri yang bernama Dayang Sumbi. Untuk membatalkan niat anaknya itu, dayang sumbi mengajukan syarat yaitu membuat sebuah danau dan perahu dalam waktu semalam. Saat usahanya gagal. Sangkuriang naik pitam dan menendang perahunya sehingga terbalik. Dari jauh jika kita lihat gunung ini seperti sebuah perahu yang terbalik atau tertangkup maka dinamakanlah Tangkuban Perahu.

            Sampai di lokasi Wisata Gunung tangkuban perahu udara terasa dingin. Rekomendasi banget untuk membawa baju hangat. Untuk makanan dan minuman banyak penjual gorengan dan minuman hangat seperti bandrek dan kopi. Untuk makanan seperti nasi dan lauknya disarankan untuk membawa bekal sendiri. Bagi yang ingin Shalat telah disediakan juga sebuah masjid yang cukup nyaman. Oleh-oleh adalah salah satu yang dicari oleh wisatawan, tempat oleh-oleh ini telah di lokasikan khusus dan gampang mencarinya.




            Selain kawah tangkuban perahu, ada juga kawah lainnya yang ada di sekitar lokasi yaitu Kawah domas, kawah ratu dan kawah upas. Bagi yang ingin berwisata ke Tangkuban perahu berikut Alamat lokasinya  Alamat: Jl. Raya Tangkuban Parahu No. 147 Lembang Bandung Utara/Lembang. Selamat berwisata dan Jangan Buang Sampah Sembarangan !!!! .


6 komentar:

  1. Maren sempat beberapa bulan di Cimahi, tapi lom sempat kesini. Rencana besok kalo ke Bandung mau kesini aah. Sambil poto2 :D

    BalasHapus
  2. Hehe...iya kang...refreshinglah, sambil mencium bau belerang...thx dah mampir kang putra eka

    BalasHapus
  3. Josss kang... jadi pengen kesana nich tapi sayang, domisili di gresik jadi kejauhan.
    Omong2 hidungnya masih sering pilek?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Oalah...mas uud...piye kabare?...liburan atuh mas...hehehe...dah jarang mas pileknya

      Hapus
  4. Seru banget kalau membaca artikel tentang sejarah hehe

    BalasHapus
    Balasan
    1. Halo mas hartono...thx dah mampir mas...iya mas seneng kalo kita mengetahui cerita atau sejarah dari berbagai daerah

      Hapus